Tembagapura Wene | Sabtu 7 Maret 2020.
Rakyat Sipil bangsa West Papua sedang di sandera dengan moncong senjata oleh kesatuan gabungan TNI dan POLRI di Tembagapura Papua.
Salah satu kesaksian dari Mama berinisial A Beanal mengatakan; "Kami disandera dari Polisi, bahkan sampai diancam akan tembak"
"Saya dibawah oleh salah satu Polisi dan ditawarkan untuk diperkosa, saya bilang tidak mau, tapi polisi ancam saya mau tembak, saya sudah tidak ada pilihan, saya bilang bapa polisi, lebih baik bapa tembak saya mati, dari pada perkosa saya"
Lanjut, Akhirnya polisi itu bilang minta maaf baru, kasi saya uang tapi saya tolak, saya bilang saya tidak mau uang tapi saya mau hidup"
Demikian kesaksian dari para korban Mama A. Beanal 30 tahun, asal kampung di Arowanop distrik Tembagapura. Korbannya yang ada tanda lingkaran warna putih itu.
Silahkan Share_____

Tidak ada komentar:
Posting Komentar