- YONI MANA WUU-NEWS

Breaking

YONI MANA WUU-NEWS

HIDUP UNTUK BERJUANG DAN BERJUANG UNTUK HIDUP

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 16 Maret 2020

Ancaman darurat begini kam masih pertimbangkan landasan teori filsafat kiri. Orang aksi tanggap ancaman darurat masih bikin nada sinis "reaksionser". Otak mati!

Klu su tau Corona produk konspirasi kapitalis (imperialis) maka turun aksi lawan. Corona tidak tunggu kam bikin kelas revolusioner dulu. Baca tesis Lenin ttg paktek sosial demokratik.

Teori dialektikanya jelas kuantitas ke kualitas. Dibentuk dalam perlawanan dari reaksioner (kesadaran spontanitas) menuju kesadaran revolusioner. Lenin dan Gramsky bicara banyak soal ini. Yg trdidik hrs mempeloporinya!

Pengalaman penindasan tu berbeda-beda. Corona ini spontan yg butuh tindakan spontan. Dialami oleh smua kelas yg trtindas dn yg tdk trtindas. Maka kiri hrs pimpin mnuju ksadaran revolusioner. Klu tidak dia jadi proyek kelas borjuis.

Jadi aktivis revolusioner, ambillah kepeloporan, tunjukan, didiklah, bentuklah rakyat di ruang-ruang demokratis. Masuk dampingi rakyat, hadapi segala ancaman, budayakan perlawanan menuju kesadaran revolusioner!

Waktunya teori dinyatakan dalam perlawan2 demokratis!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here